Cerita Dewasa Ngentot Dengan Kakak Ipar Ketika Dia Sedang Bercermin

Cerita Dewasa Ngentot Kakak Ipar

Semua orang pasti memiliki fantasi seksual yang tak terucapkan, termasuk aku. Aku selalu merasa tertarik pada kakak iparku yang cantik dan seksi, namun aku tahu bahwa itu hanyalah sebuah fantasi yang tidak akan pernah terwujud.

Suatu hari, saat aku sedang berada di rumah kakak ipar untuk mengantarkan sebuah paket yang datang untuknya, kejadian tak terduga pun terjadi. Kakak iparku, yang bernama Lisa, sedang berada di kamarnya sedang berhias di depan cermin. Aku terkejut melihat betapa cantiknya tubuhnya yang sempurna dan kulitnya yang mulus. Tanpa sadar, aku merasa tergoda dan kemaluan ku mulai mengeras.

"Maafkan aku, Lisa. Aku tidak bermaksud untuk mengganggu," ucapku sambil berusaha memejamkan mata dan menoleh ke arah lain.

Namun, Lisa hanya tersenyum dan berkata, "Tidak apa-apa, Kak. Kamu bisa duduk di sini sambil menunggu aku selesai."

Aku pun duduk di sofa yang ada di kamarnya sambil menatap Lisa yang sedang sibuk mengoleskan lipstik merah muda ke bibirnya yang seksi. Rasanya seperti ada api yang membakar tubuhku dan aku tidak bisa mengendalikannya lagi. Aku memutuskan untuk bertindak.

Dengan langkah hati-hati, aku mendekati Lisa dan mencium leher indahnya yang harum. Lisa terkejut namun segera membalas ciumanku dengan penuh nafsu. Aku pun mulai meraba-raba tubuhnya yang mulus dan menyingkap gaun tipis yang ia kenakan. Ia hanya tersenyum nakal sambil membiarkan aku menjelajahi tubuhnya dengan penuh keinginan.

Tanpa basa-basi, aku membuka gaun Lisa dan membongkar bra hitamnya yang sexy. Payudaranya yang besar dan kencang membuatku semakin tergila-gila padanya. Aku segera mulai menjilati dan menghisap putingnya yang merah muda sambil tangan kananku meremas payudara kiri Lisa. Ia mendesah nikmat dan meraih rambutku dengan keras.

"Ahhh.. Kak, jangan berhenti," pintanya dengan suara yang merdu.

Aku pun semakin bernafsu dan tak sabar lagi. Aku membalikkan tubuh Lisa dan kubaringkan di atas tempat tidur dengan perlahan. Aku menurunkan celananya yang ketat dan terkejut melihat lekukan memeknya yang sudah basah. Tanpa pikir panjang, aku mulai menjilati memeknya yang harum dan mulus sambil tangan kiriku merelai kontolku yang sudah tegang.

"Ohh, Kak.. terusss.. ahhh," Lisa mendesah dengan nikmat sambil menahan tubuhnya agar tidak terangkat dari tempat tidur.

Aku semakin bernafsu dan semakin tak terkendali. Dengan gerakan yang cepat, aku menarik celana dalam Lisa hingga terlepas dan aku segera membenamkan kontolku ke dalam memeknya yang sempit. Lisa mengerang nikmat dan kuat menekan pinggulku agar terus menikmati gesekan yang aku berikan.

Kami berdua saling mempermainkan tubuh satu sama lain dengan penuh gairah. Aku mulai mempercepat gerakan kontolku yang masuk dan keluar dari memek Lisa yang semakin basah. Tak butuh waktu lama bagi kami berdua untuk mencapai puncak kenikmatan yang luar biasa. Kami berdua bersama-sama mencapai orgasme yang sangat intens dan menyatu dalam satu tubuh.

Setelah itu, kami berdua terbaring lemas di atas tempat tidur dengan napas yang terengah-engah. Lisa tersenyum puas dan menatapku dengan penuh kepuasan.

"Terima kasih, Kak. Aku belum pernah merasakan kenikmatan seperti ini sebelumnya," ucap Lisa dengan senyum manisnya.

Aku pun tersenyum dan mengelus rambut Lisa dengan lembut.

"Aku juga tidak pernah merasakan hal yang sama sebelumnya. Kita saling mengisi kekosongan yang ada di dalam diri kita," ucapku sambil mencium kening Lisa dengan penuh sayang.

Dari saat itu, hubungan kami berdua semakin mesra dan intim. Kami sering melakukan hubungan seks tanpa sepengetahuan suami Lisa yang jarang pulang ke rumah. Kami membiarkan diri kami tenggelam dalam kenikmatan yang tak terkendali dan terlarang.

Ketika suami Lisa akhirnya mengetahui perselingkuhan yang terjadi antara kami berdua, ia marah besar dan mengusirku dari rumah mereka. Lisa pun memilih untuk mengikuti langkahku dan meninggalkan suaminya untuk selamanya.

Kami berdua pun pergi ke sebuah tempat yang tidak jauh dari kota tempat kami tinggal dan memulai hidup baru bersama. Kami saling mencintai satu sama lain dengan penuh ketulusan dan kejujuran. Meskipun banyak orang yang tidak setuju dengan hubungan kami, namun kami berdua tidak peduli. Yang terpenting bagi kami adalah saling mencintai dan melengkapi satu sama lain.

Setiap kali aku melihat Lisa sedang bercermin di depan kamar mandi, rasa tergoda dan ingin menghampirinya selalu muncul. Kami berdua sadar bahwa apa yang kami lakukan adalah salah, namun cinta dan nafsu yang mendalam membuat kami tidak bisa mengendalikannya.

Sekarang, kami berdua hidup bahagia bersama dan tidak pernah menyesali keputusan yang kami ambil. Kami saling mencintai dan menjaga satu sama lain hingga akhir hayat kami. Dan aku tahu, bahwa Lisa adalah wanita yang akan selalu ada di hatiku selamanya.

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel